SERIRIT, (05/05/2026) — Pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus menunjukkan progres yang terukur dan berjalan sesuai rencana. Jembatan gantung ini dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, dengan panjang bentangan sungai mencapai 50 meter dan total panjang jembatan 60 meter. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di kawasan tersebut.
Pada pelaksanaan pekerjaan fisik hingga Senin, sejumlah tahapan konstruksi telah dilaksanakan secara bertahap. Di antaranya pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak di kedua tepi telah mencapai 100 persen. Selain itu, progres pemasangan batu gunung pada lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 40 persen. Sementara itu, pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul tercatat mencapai 17 persen, diikuti pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat sebesar 16,5 persen serta pengecorannya sebesar 16 persen.
Pada sisi lain, pekerjaan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh telah mencapai 13 persen, dengan pengecorannya juga berada pada angka yang sama. Kegiatan penggalian lubang anchor bentangan bawah saat ini berada pada progres 14 persen, sementara beberapa pekerjaan lain seperti mapping lokasi pemasangan anchor, pembuatan garpu dan anchor, serta pemasangan plang identitas dan pengecatan masih dalam tahap persiapan awal.
Dukungan logistik material juga terus dilakukan guna menunjang kelancaran pekerjaan di lapangan. Proses dropping dan pelangsiran material di tepi dekat telah mencapai 15 persen, meliputi pengiriman pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sedangkan pada tepi jauh, kegiatan serupa telah mencapai 10 persen. Adapun titik koordinat pekerjaan tercatat pada posisi tepi dekat di 8,2209 LS dan 114,9324 BT serta tepi jauh di 8,2213 LS dan 114,9328 BT.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai 23 persen dengan kondisi situasi yang aman dan terkendali. Kegiatan ini melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 5 orang dan Zibang sebanyak 2 orang. Untuk tahap selanjutnya, direncanakan akan dilaksanakan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh beserta lantai kerja, penggalian lubang anchor, serta pelangsiran material tambahan guna mempercepat penyelesaian konstruksi sesuai target yang telah ditetapkan.